Cari Blog Ini

Sabtu, 17 Februari 2018

KISAH DIBALIK TURUNYA SURAH ABASA


Dia (Muhammad) bermuka masam dan berpaling, karena telah datang seorang buta kepadanya. (QS Abasa (80):1-2)

Menurut sebuah riwayat yang disampaikan oleh Ibnu Jarir ath-Thabari, demikian juga riwayat dari Ibnu Abi Hatim, yang diterima dari Ibnu Abbas; "Sedang Rasulullah menghadapi beberapa orang terkemuka Quraisy, yaitu 'Utbah bin Rabi'ah, Abu Jahal dan Abbas bin Abdul Muthalib dengan maksud memberi keterangan kepada mereka tentang hakikat Islam agar mereka sudi beriman, di waktu itu masuklah seorang laki-laki buta, yang dikenal namanya dengan Abdullah bin Ummi Maktum. Dia masuk ke dalam majlis dengan tangan meraba-raba. Sejenak sedang Rasulullah terhenti bicara.

Orang buta itu memohon kepada Nabi agar diajarkan kepadanya beberapa ayat al-Quran. Mungkin oleh karena terganggu sedang menghadapi pemuka-pemuka itu, kelihatanlah wajah beliau masam menerima permintaan Ibnu Ummi Maktum itu, sehingga perkataannya itu seakan-akan tidak beliau dengarkan dan beliau terus juga menghadapi pemuka-pemuka Quraisy tersebut.

Setelah selesai semuanya itu dan beliau akan mulai kembali kepada ahlinya turunlah ayat ini; "Dia bermuka masam dan berpaling." Setelah ayat itu turun sadarlah Rasulullah s.a.w. akan kekhilafannya itu. Lalu segera beliau hadapilah Ibnu Ummi Maktum dan beliau perkenankan apa yang dia minta dan dia pun menjadi seorang yang sangat disayangi oleh Rasulullah s.a.w. Di mana saja bertemu dengan Ibnu Ummi Maktum beliau menunjukkan muka yang jernih berseri kepadanya dan kadang-kadang beliau katakan; "Hai orang yang telah menjadi sebab satu kumpulan ayat turun dari langit kepadaku."

Ibnu Katsir pun meriwayatkan bahwa bukan saja Ibnu Jarir dan Ibnu Abi Hatim yang membawakan riwayat ini, bahkan ada pula riwayat dari Urwah bin Zubair, Mujahid, Abu Malik dan Qatadah, dan adh-Dhahhak dan Ibnu Zaid dan lain-lain; bahwa yang bermuka masam itu memang Rasulullah s.a.w. sendiri dan orang buta itu memang Ibnu Ummi Maktum.

Ibnu Ummi Maktum itu pun adalah seorang sahabat Rasulullah yang terkenal. Satu-satunya orang buta yang turut hijrah dengan Nabi ke Madinah. Satu-satunya orang buta yang dua tiga kali diangkat Rasulullah s.a.w. menjadi wakilnya jadi Imam di Madinah kalau beliau bepergian. Ibu dari Ibnu Ummi Maktum itu adalah saudara kandung dari ibu yang melahirkan Siti Khadijah, isteri Rasulullah s.a.w. Dan setelah di Madinah, beliau pun menjadi salah seorang tukang azan yang diangkat Rasulullah s.a.w. di samping Bilal.

sumber: Tafsir Al-Azhar, Prof. Dr. Hamka

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih sudah berkomentar

用印尼语和中文描述玛琅市 DESKRIPSI KOTA MALANG MENGGUNAKAN BAHASA INDONESIA-CINA/MANDARIN

  玛琅市 玛琅是东爪哇省继泗水之后的大城市 .  东爪哇是炎热干旱地区,但与玛琅市不同 .   玛琅是一座四面环山的城市。玛琅的山区地理使这座城市的特点是空气凉爽,气候比较冷。 玛琅通常被称为旅游城市,因为在那儿有很多旅游地方。玛琅市有多种类型的旅游业,包括农业旅游、生态旅游等...